Nasib Indonesia kita

Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Mafia Hukum, Mafia Pajak, Kemiskinan dan masih banyak lagi hal-hal yang tidak kita inginkan terlihat di kondisi negara tercinta kita ini. Dan masalah yang baru-baru ini adalah divonisnya hukuman pancung WNI kita yang bekerja menjadi TKI di Arab Saudi. Tentunya masalah tersebut akan menimbulkan tanda tanya besar pada diri kita masing-masing, siapa yang bersalah? siapa yang bertanggung jawab?. Tetapi selama ini para penggerak negeri kita yang duduk di dewan terhormat belum bisa melakukan perubahan yang mencolok terhadap setiap masalah yang ada di negeri kita. Malah sekarang bertambah kasus yang melibatkan para pejabat di negeri kita dan kemungkinan masalah itu akan bertambah pelik.
Jika sudah begini, kemanakah rakyat kecil kita akan mengadu jika para pejabat tinggi kita sibuk dengan masalahnya sendiri?
Jika masalah yang rumit ini dibiarkan, maka negara ini akan mengalami keterpurukan, dan yang mengerikan lagi, sebagian besar adalah akibat dari kita sendiri.
Apakah kita tidak harus malu dengan negara lain? Tentu kita tidak bisa mengabaikan hal tersebut, kita harus malu karena tidak bisa mengolah negara kita sendiri. Kecuali oknum-oknum yang hanya mengejar keuntungan pribadi semata, kepentingan pribadi atau kelompok yang mengabaikan kepentingan negara.
Maka dari itu, kita tidak kaget akan adanya gerakan separatis seperti GAM, RMS, dan OPM. Ini juga sebagai sedikit contoh kekecewaan sekelompok orang atas kinerja para pejabat tinngi kita.
'Nasib Indonesia sepenuhnya di tangan kita', kalimat itulah yang harus tetap kita ingat di dalam hati kita, agar Indonesia bisa bangun dari kemelut yang berkepanjangan ini dan tidak hanya bisa meng-ekspor asap dan buruh ke negara tetangga.
BANGKIT INDONESIA!





20.43
Verdy Burhanuddin Robbani
,
0 Response to "Nasib Indonesia kita"
Posting Komentar
Sepatah dua patah komentar anda dapat menginspirasi banyak orang untuk membangun negara tercinta ini.